Review El Clasico Jornada Ke-26 2 Maret 2013
Salam olahraga untuk semuanya. Sebagai salah satu pecinta bola (dan juga pecinta Real Madrid tentunya). Kali ini saya memberikan sedikit review tentang pertandingan semalam. Ok, here we go!
Kita semua sama – sama tahu bahwa derby ini adalah derby terpanas di muka bumi. Oleh karena itu bukan hanya fans yang saling panas satu sama lain namun dari kejadian di lapangan dapat kita lihat bahwa sejak dahulu laga ini selalu di penuhi dengan intrik, skill yang mumpuni dan juga emosi yang tinggi dari para pemain nya tak terkecuali dengan pelatih maupun dari officialnya.
Dari liga yang sangat panas ini, bukan hanya skill – skill hebat yang diadu namun juga dapat kita lihat bahwa intrik – intrik seperti diving, pelanggaran sembunyi tangan, dan hal – hal janggal lainnya banyak sekali terjadi sepanjang pertandingan.
Wasit yang memimpin laga ini juga mungkin adalah wasit – wasit yang mempertaruhkan hidupnya karena laga ini sangat rawan, wasit yang bekerja adil pun masih saja dituduh tidak adil oleh masing – masing kubu apalagi wasit yang pernah melakukan kesalahan.
Yang menjadi perhatian utama saya pada pertandingan kali ini adalah pada saat pertambahan waktu babak ke dua hingga akhir pertandingan. Dari sudut pandang saya (sebagai Madridista tentunya) ketika kubu Barcelona khususnya Adriano mengklaim bahwa mereka seharusnya diberi hadiah penalty. Akan tetapi jika kalian melihat video ini, kalian pasti akan menemukan beberapa kejanggalan:
Ya, di video itu dapat kita lihat bahwa Adriano melakukan salah satu intrik dalam sepakbola yang dinamakan diving. Kronologisnya adalah ketika Alexis memberikan passing kepada Adriano dan Sergio Ramos mencoba melakukan pengamanan dengan menjegal menggunakan kaki. Tapi, jika kita perhatikan baik – baik adalah kaki Ramos tak sedikitpun menyentuh Adriano dan dengan memanfaatkan kesempatan ini Adriano dengan sengaja melontarkan tubuhnya ke depan dengan maksud agar ini menjadi pelanggaran dan kubu Barcelona mendapatkan hadiah penalty.
Ada beberapa komentar dari kanal Youtube yang saya dapatkan bahwa jika dari sudut pandang mereka Adriano tidak bermaksud diving namun lebih kepada menghindari kaki Sergio Ramos. Well, hal ini juga bisa ada benarnya. Tapi, jika memang benar adanya seperti itu, seharusnya kubu Barcelona tidak mengklaim bahwa itu pelanggaran dan harus dihadiahkan penalty bukan?
Wasit yang jeli pun melihat ini setelah pertandingan menerima protes keras dari kubu Barcelona khususnya kiper Victor Valdes hingga wasit mengganjarnya dengan kartu kuning. Bukannya emosi semakin mereda, Valdes justru melontarkan protes yang lebih keras lagi sehingga wasit terpaksa memberikan kartu kuning kedua yang sekaligus membuat pemain ber nomor punggung 1 ini tidak dapat bermain pada pertandingan Barcelona selanjutnya. Untuk lebih jelasnya lihat di video ini:
Ya, dapat dilihat di video tersebut. Bahkan setelah Valdes ditenangkan oleh Diego Lopez dan Sergio Ramos tetap saja emosi Valdes belum turun. Hmmm, jika begini keadaannya. kalian bisa menilai sendiri. Saya hanya seorang fans yang kecil, yang suaranya tidak mampu meredam panasnya insiden ini, saya hanya berusaha memberikan sebuah visi dari sudut pandang saya sendiri.





0 komentar:
Posting Komentar